Oleh : Aries Eka Prasetya (dalam Buku Samisanov 13)
Penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19 di Indonesia membuat banyak universitas dan sekolah menghentikan proses pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, pembelajaran dilakukan jarak jauh atau remote learning. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim juga berupaya membangun kerja sama dengan berbagai pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan daring.
Penerapan pembelajaran daring ini
menuntut kesiapan bagi kedua belah pihak, baik itu dari penyedia layanan
pendidikan atau dari peserta didik sendiri. Bagaimanapun juga, pembelajaran
secara daring dan jarak jauh membutuhkan bantuan teknologi yang mumpuni dan
dapat diakses dengan mudah. Selain itu, para murid atau mahasiswa juga mesti
siap beradaptasi dengan perubahan pembelajaran yang diatur oleh sekolah dan
universitas. Remote learning dapat dipandang lebih bebas dan fleksibel diakses
dari rumah.
Bagaimana pembelajaran daring dan jarak jauh
dapat dilakukan dengan efektif?
Tetapkan Manajemen Waktu Atur
waktu belajar dengan teratur. Kerjakan dengan fokus tugas yang dibebankan guru
atau dosen. Hal ini lebih mudah dijalani jika pihak sekolah atau universitas
memberikan batasan jadwal akses daring kepada murid-muridnya. Hal ini akan
berbeda jika penyedia layanan pendidikan memberikan fleksibilitas penuh kepada
pelajar. Para siswa mesti mengatur sendiri jadwal belajar mereka. Bagi
orang-orang yang belum terbiasa belajar mandiri, biasanya akan mengerjakan
tugas-tugas sekolah atau kuliah di menit-menit terakhir tenggat waktu yang
ditetapkan.
Oleh sebab itu, membiasakan diri untuk belajar
dan mengerjakan tugas di awal waktu adalah keterampilan yang mesti ditanamkan
kepada siswa yang melakukan remote learning.
Baca juga tentang Kesan Najwa Shihab Terhadap Aries Eka Prasetya
Persiapkan Teknologi yang
Dibutuhkan Para murid atau mahasiswa harus mengetahui peralatan-peralatan apa
saja yang dibutuhkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Tidak semua
kampus sudah menyediakan layanan belajar daring yang memadai, oleh karenanya
beberapa platform belajar daring dapat menjadi alternatif. Demikian juga
perkakas teknologi seperti komputer, gawai pintar, atau tablet menjadi penting,
dan terutama juga jaringan internet yang laik. Belajarlah dengan Serius
Kesalahan yang sering dilakukan siswa, sebagaimana dilansir dari Psychology
Today adalah tidak fokus ketika melakukan remote learning. Selama melakukan
pembelajaran di internet, terdapat banyak sekali distraksi yang mengganggu
proses pembelajaran.
Godaan untuk menonton video, mengakses media
sosial, hingga membaca-baca konten berita secara impulsif seringkali dilakukan
tanpa rencana sebelumnya. Oleh sebab itu, penting bagi siswa untuk berusaha
fokus dan konsisten selama waktu belajar yang ditetapkan.
Hindari segala macam distraksi
yang berpotensi mengganggu proses belajar. Jika memungkinkan, tetapkan ruang
khusus untuk belajar dan menjauhkan diri dari gangguan anggota keluarga yang
lain. Jaga Komunikasi dengan Pengajar dan Rekan-rekan Kelas Bagi yang belum
terbiasa melakukan remote learning, ia harus menyesuaikan diri untuk terus
visibel dan berkomunikasi tanggap dengan pengajar atau rekan kelas lain. Jika
dibutuhkan, perlu juga diadakan grup khusus untuk membahas tugas yang
dibebankan pengajar. Kendati tidak harus dilakukan dengan tatap muka,
komunikasi mesti terjalin dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman. Gunakan
momen-momen semacam ini untuk mengasah keterampilan komunikasi daring Anda.
Jika memang belum yakin dengan hasil tugas yang dikerjakan, segera hubungi
pengajar Anda. Lakukan sesegera mungkin untuk menunjukkan komitmen bahwa Anda
serius untuk belajar. Kendati banyak siswa merasa kesulitan melakukan remote
learning, jika sudah terbiasa, hal ini malah memberi kebebasan dan
fleksibilitas tersendiri, yang tidak ditemui pada kegiatan belajar mengajar di
ruang kelas. Di tengah penyebaran virus corona COVID-19, pembelajaran daring
semacam ini justru dapat menjadi alternatif jitu sebagai ganti pertemuan kelas
tatap muka langsung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar